Pelatihan Pemanfaatan Bahan Bekas sebagai Upaya Meningkatkan Kreativitas Seni dan Kemampuan Sosial Anak di Desa Pengasinan Gunung Sindur

Authors

  • Muhammad Hanif Abdillah Islamic Business Management and Economics College of Al-Aziziyah Randudongkal Pemalang
  • Tofikoh Hidayah STEMBI Al-Aziziyah Randudongkal, Pemalang
  • Arlinda Ayu Diah Arfani STEMBI Al-Aziziyah Randudongkal Pemalang
  • Pubita Sasti Fintani STEMBI Al-Aziziyah Randudongkal, Pemalang
  • A Mukhsin Irfangi STEMBI Al-Aziziyah Randudongkal, Pemalang
  • Muhamad Nafi Kohar STEMBI Al-Aziziyah Randudongkal, Pemalang

DOI:

https://doi.org/10.65661/jpkmmp.v2i1.70

Keywords:

Artistic, Creativity, social skill, Recycled Materials, Handicraft Training, Child Development

Abstract

Studi ini mengeksplorasi implementasi dan dampak dari pelatihan khusus yang berfokus pada pembuatan bingkai foto dan tempat pensil dari bahan daur ulang. Inisiatif ini dirancang sebagai respons proaktif terhadap kebutuhan akan program pendidikan inovatif yang menumbuhkan kreativitas individu sekaligus pengembangan interpersonal pada anak. Dengan memanfaatkan bahan-bahan yang sudah tidak terpakai, program ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran lingkungan sekaligus melatih peserta untuk mengubah limbah menjadi produk kerajinan tangan yang memiliki nilai estetika dan fungsional yang signifikan. Metodologi yang digunakan menekankan pada pembelajaran praktik langsung dan produksi kolaboratif. Di luar aspek teknis pembuatan kerajinan tangan, pelatihan ini berfungsi sebagai platform vital untuk mengembangkan keterampilan sosial. Peserta diharuskan untuk terlibat dalam interaksi, kolaborasi, dan kerja sama yang konsisten selama proses pembuatan, mulai dari konseptualisasi awal hingga perakitan akhir produk mereka. Dinamika sosial ini diintegrasikan ke dalam kurikulum untuk memastikan bahwa lingkungan belajar mencerminkan tantangan sosial di dunia nyata. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dan terukur, baik dalam kreativitas artistik anak maupun kompetensi sosial mereka. Observasi dan evaluasi yang dilakukan setelah sesi pelatihan menunjukkan bahwa peserta menunjukkan peningkatan kemampuan pemecahan masalah dalam karya seni mereka serta empati dan keterampilan komunikasi yang lebih besar selama tugas kelompok. Sebagai kesimpulan, kegiatan ini berfungsi sebagai program alternatif yang efektif untuk mendukung perkembangan anak secara holistik. Hal ini membuktikan bahwa pendidikan berbasis daur ulang dapat menjadi instrumen yang kuat untuk menjembatani celah antara keberlanjutan lingkungan dan pengembangan keterampilan hidup yang esensial pada generasi muda.

References

Fadilah, A. A. (2024). Pemanfaatan bahan daur ulang dalam media edukasi anak. Jurnal Pendidikan Kreatif Anak, 3(1), 45–56.

Hanafi, S. H., & Sujarwo. (2015). Upaya meningkatkan kreativitas anak dengan memanfaatkan media barang bekas di TK Kota Bima. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat UNY, 2(2), 215–225.

Hidayat, K. R. A., & Atmojo, L. S. (2022). Kegiatan kampus mengajar dalam meningkatkan serta membentuk karakter dan keterampilan siswa SDN Kepanjen Kidul I Blitar. KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 132–138.

Imro'ati. (2019). Meningkatkan kreativitas siswa pada mata pelajaran seni budaya dengan memanfaatkan barang bekas. Jurnal Educatio Universitas Hamzanwadi, 14(1), 64–72.

Mulyono, R., Hayati, S. R., Asrullah, & Rejokirono. (2023). Inovasi kreatif: Membuat bingkai foto unik dari stik es krim sebagai peluang bisnis. Buletin Pengabdian Multidisiplin, 1(1), 01–08.

Oktiyandina, R. (2021). Pemanfaatan stik es krim menjadi produk kerajinan bingkai foto unik. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Iris, 1(2), 25–28.

Rahayu, N. Y., Nortasya, S., & Mahmudah, I. (2025). Pendampingan pembuatan tempat pensil kreatif dari botol dan sedotan bekas. Katalis Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika, 2(3), 123–132.

Utami, C., Hayati, I., & Indrayani, I. (2025). Pemanfaatan kaleng bekas menjadi celengan di desa kotasan. Prosiding Seminar Nasional Kewirausahaan, 1(1), 1–8.

Wahyudi, D., & Nuryah, N. (2022). Peningkatan kreativitas anak dengan membuat kerajinan tangan dari limbah dan kardus bagi anak di Desa Pandansari Selatan, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu. Wisanggeni: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 65–73.

Yanti, S. L., & Uswatun, D. A. (2016). Pelatihan seni kerajinan tangan dari barang bekas di SDN Suka Lela Bawean. Journal of Teaching in Elementary Education, 1(2), 44–50.

Published

09-06-2026

How to Cite

Abdillah, M. H., Hidayah, T., Arfani, A. A. D., Fintani, P. S., Irfangi, A. M., & Kohar, M. N. (2026). Pelatihan Pemanfaatan Bahan Bekas sebagai Upaya Meningkatkan Kreativitas Seni dan Kemampuan Sosial Anak di Desa Pengasinan Gunung Sindur. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Merah Putih, 2(1), 28–35. https://doi.org/10.65661/jpkmmp.v2i1.70

Issue

Section

Artikel

Most read articles by the same author(s)